SELAMAT DATANG DI BLOG JOGNETIK

Jenis-Jenis Prosesor


Pentium 4

- menggunakan soket 478
- memory cache L2 sebesar 2 MB
- kecepatan prosesor antara 2,8 – 3,8 Ghz
- FSB 800 Mhz
- support dengan teknologi prosesor 64 bit






Pentium D

- menggunakan soket LGA 775
- memory cache 12 sebesar 2x2 MB
- kecepatan prosesor antara 2,6 – 3,6 Ghz
- FSB 800 Mhz
- Support dengan teknologi prosesor 64 bit







Dual core


- menggunakan soket LGA 775
- memory cache L2 sebesar 2 MB
- kecepatan prosesor antara 1,73 – 2,7 Ghz
- FSB 800 Mhz
- Support dengan teknologi prosesor 64 bit , Enhanced intel Speedstep    ...Technology





Core 2 Duo



- menggunakan soket LGA 775
- memori cache L2 sebesar 2 – 6 MB
- kecepatan prosesor antara 1,2 – 3,3 Ghz
- FSB 800 / 1066 Mhz
- Support dengan teknologi prosesor 64 bit intel VT , Enhanced intel Speed ..Step Technology




Core i7


- menggunakan soket  1366
- memory cache sebesar 8 MB
- Kecepatan prosesor antara 2,66 – 2,9 Ghz
- FSB 800 / 1066 Mhz
 - Support dengan technology prosesor 64 bit, intel VT, intel turbo boost  .technology, enhanced l speed step technology.





Semoga Bermanfaat gan ...:>

Soket Memory



Soket ini merupakan tempat untuk menempatkan memori pada motherboard. Soket memori memiliki bentuk yang berbeda untuk jenis memori yang berbeda pula. Kebanyakan motherboard memiliki slot sebanyak 3 atau 4 buah, tergantung dari chipset yang digunakan. Untuk memori SDRAM, soket DIMM yang harus dimiliki adalah soket 168 pin, sementara untuk memori jenis DDR, soket yang dipasang adalah soket 184 pin.

Slot AGP


Singkatan dari Accelerated Graphics Port. Fungsinya adalah menyalurkan data dari kartu grafis ke CPU tanpa harus melalui memori utama, dengan demikian proses pengolahan data grafis dapat dipercepat. Kelebihan lain AGP ini adalah kemampuannya untuk mengeksekusi texture maps secara langsung dari memori utama. Datang dengan berbagai cita rasa, saat ini kebanyakan motherboard menyertakan bus AGP 4X yang bekerja pada frekuensi 266MHz. Untuk sekarang ini, port AGP ini baru digunakan buat memasang kartu grafis yang notabene lebih cepat ketimbang memakai bus PCI. Akan tetapi, beberapa motherboard terbaru sudah menyertakan port AGP Pro yang bisa dipasangi baik kartu grafis berbasis AGP 4X maupun yang berbasis AGP Pro sendiri

Chipset




Komponen pada motherboard yang yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah chip, north bridge dan south bridge.
Fungsi utama chipset adalah mengatur aliran data antarkomponen yang terpasang pada motherboard. Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri punya tugas yang berbeda satu dengan yang lain.
Chip pada north bridge berfungsi untuk mengatur aliran data dari dan ke prosesor, bus AGP, dan memori utama sistem. Sementara, chip yang south bridge mengatur aliran data dari peranti input output, bus PCI, interface harddisk, dan floppy, serta peranti eksternal lainnya. Berhubung chip north bridge lebih vital kerjanya dibanding south bridge, tak heran jika chip inilah yang dipasangi heatsink, fan, ataupun kombinasi heatsink dan fan oleh pabrik pembuatnya.

Prosesor/Otak Dari Komputer

Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya, keberadaan CPU mirip dengan otak pada manusia. Didalamnya setiap operasi yang anda lakukan pada komputer diproses di. Kinerja komputer anda ditentukan oleh operasi-operasi matematika sederhana. CPU adalah alat yang mengontrol semua operasi tersebut.


Katakanlah anda menggunakan kalkulator untuk menjumlahkan dua angka, angka itu di-input oleh anda dengan menggunakan keyboard. Controller keyboard merubah semua informasi yang anda masukkan ke bentuk kode binary (binary code). Binary code terdiri dari deretan angka 0 dan 1.

Semua informasi ini dikirim ke registry lalu ditransfer ke CPU. Didalamnya terintegrasi Arithmetical Logical Unit (ALU). Unit ini bertanggungjawab terhadap semua operasi logika dan matematika.
Jadi, operasi kalkukasi yang anda minta diterima oleh CPU, lalu diteruskan ke ALU. ALU memberikan respon berupa binary code dan mengembalikannya ke CPU. CPU lalu mentransfer jawaban ke alat output.
Contoh diatas memang sangat sederhana, tapi begitulah ilustrasi bagaimana sebuah processor berfungsi.
Setiap operasi yang anda lakukan melalui komputer, akan terkoneksi ke CPU secara langsung maupun tidak langsung. Jadi sangat penting untuk membuat processor anda selalu dalam kondisi terbaik dengan menjaga suhunya agar tidak terjadi overheating.

Motherboard


Motherboard, atau sering juga kita kenal dengan nama mainboard, mobo, MB, atau system board adalah sebuah perangkat keras dalam sistem komputer yang berbentuk printed circuit board(PCB).
Fungsinya adalah menghubungkan seluruh komponen penyusun sebuah komputer. Motherboard bisa dikatakan sebagai tulang punggung (backbone) dari sistem komputer, semua komponen komputer pasti terhubung dengan motherboard, baik langsung maupun tidak langsung.
Motherboard diproduksi dalam beragam ukuran, beberapa dibuat spesifik untuk merek sistem tertentu. Namun kebanyakan mobo modern dibuat untuk siap dipasang ke berbagai macam ukuran casing. Mobo dipasang didalam casing dengan menghadap ke arah sisi casing yang mudah dibuka, dan dikencangkan dengan menggunakan sekrup.

Bagian-bagian dari Motherboard:


Chipset
Bagian pertama dan terpenting dari sebuah motherboard adalah chipset, yang berfungsi sebagai penghubung antarmuka antara processor dengan macam-macam komponen eksternal dan buses. Jenis chipset inilah yang dapat menentukan dan menilai fitur dan kemampuan sebuah motherboard.
Ada dua kelompok chipset yang umum kita temui di pasaran. Kelompok chipset intel, yang hanya bisa digunakan untuk CPU Intel, dan chipset AMD untuk processor keluaran AMD. Kedua kelompok ini pun terbagi lagi kepada berbagai macam jenis generasi chipset yang terus berkembang.
Socket/ CPU Slots
Socket adalah tempat “bersemayamnya” processor pada motherboard. Sama seperti chipset, socket ini pun terbagi kepada berbagai macam jenis, tergantung dari jenis processor yang didukungnya.
Basic Input Output System (BIOS) Chip
BIOS adalah adalah sebuah chip yang menyimpan perangkat lunak untuk mengontrol hardware dan berfungsi sebagai interface antara hardware dan operating system (OS). BIOS digunakan oleh komputer untuk mempersiapkan prosess booting (startup) dan mengecek kesiapan sistem dan hardware sebelum komputer dijalankan.
Complimentary Metal Oxide Semicondutor (CMOS) Battery
CMOS adalah sebuah baterai yang mensupply power pada sebuah memory kecil pada motherboard yang berfungsi untuk menyimpan settingan konfigurasi komputer, waktu, dll. CMOS menjaga agar kita tidak perlu mengkonfigurasi hal-hal tersebut setiap kali kita menyalakan komputer
Memory Slots
Slot yang berbentuk agak panjang dan ramping ini berfungsi sebagai tempat di-installnya Random Access Memory (RAM). Di era komputer modern, hampir semua mobo mempunyai setidaknya dua slot RAM, bahkan pada spesifikasi komputer high-end ada motherboard yang dilengkapi sampai 6 slot RAM.
VGA Slots (Graphic Card Slot)
Slot ini berfungsi untuk menginstall komponen graphic card(video card) . Pada komputer modern, umumnya berupa slot dengan interface PCI-Express. Pada motherboard high-end bisa menampung sampai 3 slot graphic card.
Expansion Slots
Expansion slot berfungsi untuk memasang perangkat tambahan seperti Sound Card, LAN Card,dll.
Storage Drive Connector
Fungsinya untuk menghubungkan perangkat penyimpanan data seperti Harddisk Drive, Optical Drive, SSD, dan perangkat storage external. Biasanya berupa interface S-ATA (Serial Advanced Technology Attachment) /ATA.
Port-port lain
Selain slot-slot diatas, ada beberapa port pada motherboard yang fungsinya sangat esensial seperti:
  • Port power 24 Pin/20 Pin – untuk menghubungkan mobo dengan power supply unit (PSU).
  • Port Power 4pin/6pin – untuk menyalurkan daya ke processor.
  • Port untuk tombol power/reset pada bagian depan casing.
  • Port untuk konektor Front USB dan Front Audio.
Disamping sejumlah slot dan port diatas, ada pula bagian dari motherboard yang menghadap ke luar casing dan dapat diakses dari luar. Bagian ini disebut Back Panel I/O, biasanya terletak pada posisi samping sebuah mobo, dan menghadap ke belakang dari casing anda.
Back panel ini mempunyai beberapa konektor yang lazim ditemui diantaranya:

  • PS/2 Port – Port untuk menghubungkan mouse/keyboard.
  • USB Port – Port menghubungkan peripheral dengan interface USB.
  • S/PDIF Port – Menghubungkan konektor audio S/PDIF
  • RJ-45 Lan Port – Menghubungkan kabel jaringan LAN
  • Audio Port – Menghubungkan mobo ke sistem audio/ speaker.
  • dll.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mau buat buku tamu ini ?
Klik di sini

Clik Dan Temukan Keistimewaan Nya

Free Backlinks